Image of Cahaya, Cinta dan Canda M. Quraish Shihab

Text

Cahaya, Cinta dan Canda M. Quraish Shihab



Menu murah favoritnya adalah ful, kacang merah yang diolah jadi bubur tanpa santan. Makanan khas Mesir itu dimasak dengan sedikit susu, minyak, dan rempah-rempah, sehingga rasanya gurih. Jika sedang sangat lapar, Quraish menambahkan roti tamis, roti tipis dari adonan tepung gandum yang dibakar di dalam tungku tanah. Aroma hangus pembakaran, serta wangi bumbu membuat selera makan naik.

Sore hari Quraish kadang-kadang ingin jajan. Favoritnya, roti isi gula. Separuh ia makan, separuhnya lagi disimpan untuk makan malam. Celakanya, dalam beberapa jam saja, roti murah itu sudah mengeras. Biar kembali enak, roti itu dipanaskan. Tak ada alat pemanas, yang ada hanya seterika. Quraish mengendap-endap ke ruang cuci, dan menyeterika roti. Enak sekali gulanya meleleh kena panas setrika. Lama kelamaan, semua pelajar makan roti seterika. Tak lagi sembunyi-sembunyi. Justru penghuni asrama sepakat, ada seterika untuk roti, ada khusus pakaian.


Ketersediaan

2023721920 MAU c c.1PERPUSTAKAAN SEKOLAHSedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2022-03-03)

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
920 MAU c
Penerbit Lentera Hati : Tangerang.,
Deskripsi Fisik
346 hlm; 23,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-7720-36-7
Klasifikasi
920
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this